Selasa, 02 Februari 2010

Teh Herbal dari Tangan Mungil

Tangan mungil itu menjumput 3 g butiran teh hitam kering. Ia memasukkannya ke dalam teko dan mendidihkan di atas lidah api. Teh panas itu ia minum sebelum berangkat ke kantor. Itulah ritual Suprihatin setiap pagi dalam 2 tahun terakhir. Ia merasakan manfaatnya, kelenjar tiroid berlebih dan kista rahim hilang tanpa operasi.
Usai melahirkan anak ke-2, Suprihatin bermaksud untuk mengatur jarak kelahiran. Ia mendatangi klinik dan diinjeksi cairan antikesuburan. Sepekan berselang tubuh perempuan kelahiran 5 Mei 1975 itu lunglai dan nyeri. Suprihatin bergegas ke dokter untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan itu. Ahli medis mendiagnosis ia kecapaian. Namun, anehnya gangguan seperti itu kerap datang. Ia kaget ketika mengetahui bobot tubuhnya merosot 18 kg dalam 5 bulan.
Oleh karena itu ia kembali ke dokter. Pemeriksaan lanjutan itu mengungkap nilai thyroid secretor hormone (TSH) Suprihatin pada angka 0. Sedangkan tiroksin T3 dan T4 di atas ambang normal, masing-masing 3,7 mg/ml dan 17,93 ug/dl. Padahal, nilai tiroksin T3 dan T4 normal 0,51- 1,65 mg/dl dan 4,4-12,0 ug/dl. Itu menandakan ia mengidap hipertiroid.
Selama 3 bulan perempuan 32 tahun itu mengkonsumsi obat resep dokter, neometrasol, obat kimia untuk pengidap hipertiroid. TSH, penanda aktivitas kelenjar tiroid tak juga menanjak. Itu sebabnya Suprihatin kerap pingsan, cepat lelah, suhu badan tak stabil, dan sering buang air kecil. 'Degup jantung saya lebih kuat dan cepat,' kata perempuan kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, itu.
Komplikasi
Selama setahun, Suprihatin hidup bersama penyakit akibat kelebihan hormon kelenjar tiroid itu. Padahal, semula dokter yakin penyakitnya bakal lenyap dalam 6 bulan. Oleh karena itu ia melanjutkan konsumsi obat kimia untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Dua bulan berselang, suhu tubuhnya justru meningkat dan nyeri terus mendera. Hari-harinya dihabiskan di pembaringan lantaran tubuh lunglai. Lantaran bosan dan tak kunjung sembuh, Suprihatin mencoba teh hitam yang disodorkan kerabatnya, Sunoko. Dengan dorongan ingin sembuh, ia menyeruput segelas teh hitam panas pada pagi dan sore.
Setelah satu bulan mengkonsumsi, Suprihatin merasakan perubahan. Tubuhnya terasa segar tanpa sesak dada yang kerap muncul. Kabar gembira itu juga ditunjang hasil pemeriksaan laboratorium yang membuktikan dirinya terbebas penyakit hipertiroid.
Ampuhnya teh hitam mengatasi penyakit telah ditemukan sejak ribuan tahun silam. Masyarakat Taiwan, Cina, dan Jepang banyak merasakannya. Teh hitam kaya antioksidan untuk membantu menyembuhkan kanker dan gangguan pada organ hati.
'Teh mampu membantu melenyapkan berbagai penyakit lantaran kandungannya yang lengkap,' kata dr Wiliam Adi Teja, doktrer sekaligus herbalis di Jakarta. Kandungannya antara lain polifenol, flavonoid, dan katekin. Polifenol berfungsi menetralisir radikal bebas, sehingga mampu mencegah serangan jantung dan kanker. Flavonoid bersifat sebagai senyawa alamiah antiradang, antibiotik, dan antioksidan. Sedangkan katekin adalah antioksidan yang kuat, lebih kuat daripada vitamin E, C, dan betakaroten.
Pegagan
Teh herbal sebutan untuk dedaunan atau bagian tanaman obat lain yang dikeringkan. Untuk meminumnya, konsumen tinggal menyeduhnya, persis daun teh Camelia sinensis. Di pasaran kini tersedia beragam bahan seperti pegagan. Khasiat daun Centella asiatica itu dirasakan Subiakto yang mengidap lever. Nilai SGOT (serum glutamic oxaloacetic transaminase) 119 U/L dan SPGT (serum glutamic pyruvic transaminase) 232,6 U/L. Kadar normal SGOT hanya 0-37 U/L dan SPGT 0-41 U/L.
Keduanya merupakan parameter fungsi hati. Jika lebih tinggi daripada kisaran itu berarti sel hati rusak berat, seperti dialami Subiakto. Selama sepekan pria kelahiran Jakarta itu terbaring di rumah sakit. Ia mengkonsumsi 2 jenis obat, HP Pro dan Imprek. Kaplet sintesis kimia itu meningkatkan perlindungan agar kerusakan hati tidak bertambah luas. Untuk mempercepat kesembuhan Subiakto rutin memeriksakan diri ke dokter. Namun, hingga 7 bulan mengkonsumsi obat-obatan itu kesembuhan belum juga diraih.
Oleh karena itu pria kelahiran 10 Mei 1975 itu menuruti saran temannya untuk mengkonsumsi daun pegagan. Pada September 2004, setelah 7 bulan mengidap lever, mulailah ia minum seduhan 20 gram daun kaki kuda-sebutan daun pegagan-kering. Dosisnya segelas dengan frekuensi 3 kali sehari. Setelah 5 hari mengkonsumsi ramuan itu, wajahnya yang semula pucat terlihat lebih segar. Sebulan kemudian, ia memeriksakan kesehatan di sebuah laboratorium. Hasilnya menunjukkan seluruh parameter penyakit lever telah normal sehingga Subiakto sembuh.
Pegagan kaya antioksidan, membantu menyembuhkan gangguan hati. Kandungan asam asetat, betakaroten, betakariofilen, betaelemena, betafarsenen, betasisterol, brahminosida, dan segudang senyawa lain efektif menggempur penyakit hati termasuk hepatitis. Selain itu pegagan bisa mengatasi gangguan campak, demam, sakit tenggorokan, dan radang mata merah. Itu karena kandungan antiradang dan antiinfeksinya tinggi. 'Minum teh pegagan pun jadi makin menyenangkan. Selain nikmat juga menyehatkan,' kata Subiakto.
Khasiat terbukti
Sudah lama memang anggota famili Umbelliferae itu berkhasiat sebagai antioksidan, obat kulit, memperbaiki gangguan saraf dan peredaran darah. Menurut Yasir Hassan Siddique periset Aligar Muslim University, pemberian 50 mg/ kg/hari ekstrak pegagan selama 14 hari, meningkatkan enzim antioksidan seperti superoksida dismutase (SOD), katalase, glutathione peroxidase (GSHPx), dan antioksidan glutathione (GSH).
Uji praklinis juga membuktikan ekstrak pegagan berperan sebagai antigenotoksik terhadap limfosit manusia. Pun meningkatkan aktivitas asetilkoline esterase dalam hipokampus sehingga meningkatkan performa fungsi otak pada tikus muda.
Mahanom Hussin peneliti dari Fakultas Ilmu Pangan dan Bioteknologi Universitas Putra Malaysia, membuktikan ekstrak pegagan menurunkan stres oksidatif. Kadar malonaldehid pada tikus yang diberi ekstrak pegagan amat rendah sehingga mengindikasikan penurunan lipid peroksida.
'Pada usia lanjut, metabolisme lemak cenderung menurun akibat penurunan aktivitas enzim. Itu membuat kadar lipid peroksida dalam darah meningkat,' kata dr Mohamad Soleh MKes yang berpraktek di Bogor. Peningkatan lipid peroksida darah mengakibatkan stres oksidatif. Itu berarti the gotu kola-namanya di India-berkhasiat menjaga stamina tubuh.
Selain pegagan, perdu lain yang berkhasiat sebagai hepatoprotektor alias pelindung hati adalah songgolangit. Khasiat ghamra-sebutannya di India-dibuktikan melalui serangkaian riset oleh Vilwanathan Ravikumar. Peneliti Universitas Madras India itu menggunakan liver tikus wistar jantan albino. Satwa pengerat itu diinduksi dengan lipopolisakarida, zat pemicu hepatitis. Sepuluh hari kemudian, tikus-tikus itu diberi ekstrak songgolangit Tridax procumbens. Dosisnya 300 mg/kg bobot tubuh.
Hasilnya, aktivitas enzim penanda hepatitis-aspartat transaminase, alanin transaminase, alkalin fosfat, laktat dehidrogenase, dan gamma glutamyl transferase-yang sempat meningkat, kembali normal. Gulma itu mengandung prokumbetine. Senyawa jenis flavonoid itu merupakan antioksidan penangkal radikal bebas. 'Antioksidan mampu mencegah kolesterol melekat pada pembuluh darah,' kata Prof Dr Ir Ali Khomsan MS, guru besar Ilmu Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor. Itu berarti songgolangit dapat menghalau penyakt jantung.
Bunga rosela
Teh herbal lain yang banyak dikonsumsi adalah rosela. Popularitas herbal itu meningkat dalam setahun terakhir. Boleh jadi karena Hibiscus sabdariffa itu multikhasiat. Anggota famili Malvaceae itu berperan sebagai antioksidan, antimutagenik, antikanker, hipolipidemik, dan hepatoprotektor. Ir Didah Nurfarida MSi, periset Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor, menemukan kadar antioksidan mencapai 1,7 mmmol/prolox. Antioksidan berfungsi menghilangkan sel-sel radikal bebas yang merusak inti sel. Selain itu, 'Rosela memiliki efek antikanker,' ujar Didah.
Penyakit lain seperti hipertensi dan kolesterol pun mampu diredamnya. Itu bukan isapan jempol, tetapi dibuktikan melalui uji sahih. Tercatat 42 pasien yang rutin mengkonsumsi ekstrak rosela dalam kapsul 500 mg, tokcer menurunkan kadar kolesterol. Mereka berusia 18-75 tahun semula berkadar kolesterol 175-327 mg/dl. Sebulan menyeruput seduhan rosela kolesterol dalam darah kembali normal.
Hasil itu ditunjang uji klinis oleh sekolah keperawatan Chung Shan Medical University. Kesimpulannya konsumsi 1 g ekstrak kapsul bunga rosela setiap hari selama sebulan, efektif menurunkan kolesterol hingga 12%.
Hasil uji nutrisi menunjukkan kapsul ekstrak rosela itu mengandung 20,1 mg anthosianin, 10 mg flavonoid, dan 14 mg polifenol.
Kerabat bunga sepatu yang berkembang di Afrika itu juga tokcer mengatasi hipertensi. Itu dibuktikan oleh F B O Mojiminiyi periset Departemen Fisiologi, Usman Danfodio University, Sokoto, Nigeria. Ia memanfaatkan 72 tikus wistar jantan berbobot 200-216 g yang terbagi dalam 12 kelompok. Masing-masing kelompok tikus diinduksi zat pemicu hipertensi dan tambahan 8% garam dalam pakan, serta 50 mg nitrit oksida sintesis per kg bobot tubuh. Pemberian pemicu hipertensi itu selama 5 pekan.
Setelah itu satwa percobaan diberi ekstrak cair rosela dengan dosis 1 mg, 5 mg, 25 mg, dan 125 mg per kg bobot tubuh. Hasilnya, tekanan darah tikus yang diberi ekstrak rosela dosis 125 mg/kg turun hingga 2,5 kali dibanding kelompok kontrol. Mekanisme efek antihipertensi kelopak bunga rosela ditelusuri dengan mengisolasi cincin aorta pada tikus yang menderita hipertensi spontan. Ekstrak rosela ternyata memperbaiki respon vasodilator cincin aorta. Vasodilator adalah fungsi untuk melebarkan pembuluh darah sehingga memperlancar peredaran darah.
Beragam
Ramuan teh herbal lain, ekstrak daun dewa Gynura segetum, sangat cocok untuk penderita tuberkulosis. Sebab, daun dewa bersifat antimikroba yang sanggup menggempur kuman penyebab gangguan paru-paru. Ia istimewa lantaran rasanya manis dengan sensasi dingin menyentuh lidah.
Jadi, jika letih karena stamina menurun, jangan sungkan-sungkan menyeduh teh herbal. Teh pegagan, rosela, atau teh daun dewa beberapa pilihan. Hanya saja tanaman mesti memenuhi persyaratan khusus sebelum diracik. Daun atau buah mesti segar, berwarna hijau tua, berukuran maksimal, dan tidak cacat karena terserang hama dan penyakit. (Andretha Helmina & Vina Fitriani)

sumber :trubusonline

Herbal Pembasmi Kanker Payudara

Hewan Samudera Penakluk Kanker Payudara

BUAH APEL JATUH TAK JAUH DARI POHONNYA. PEPATAH ITU BERLAKU BAGI ISTIROCHAH. DUA PULUH TAHUN LAMPAU SANG BUNDA, MAEMUNAH, MENGEMBUSKAN NAPAS TERAKHIR GARA-GARA KANKER PAYUDARA. KANKER SERUPA MENYAMBANGI DIRINYA, ISTIROCHAH DIVONIS MENGIDAP KANKER PAYUDARA STADIUM IIIB. AJAL PUN SEAKAN DI PELUPUK MATA.

Kejadian berawal pada 2004. Saat itu Ismet yang baru saja menikahi Isti-panggilan akrab Istirochah-mendapati benjolan dengan diameter 5 cm di payudara kiri sang istri tercinta. Benjolan tersebut menurut penuturan Isti sudah ada sejak beberapa tahun sebelumnya. Kaget, Ismet pun segera membawa Isti ke dokter. Warga Semarang Timur itu menolak, mafhum trauma kehilangan sang bunda akibat kanker payudara masih membekas kuat dalam ingatannya. Ketakutan itu membuat ia hanya bisa pasrah. 'Mendengar kata dokter saja ia takut,' tutur Ismet.

Ismet pun lantas memberikan pengobatan herbal china pada sang istri, berupa godogan serta kapsul yang rutin dikonsumsi 3 kali sehari. Selang 4 tahun benjolan itu mengempis menjadi 2-3 cm. Ismet merogoh kocek hingga keluar Rp15-juta untuk pengobatan itu. Toh, ternyata tidak memberi kesembuhan. Memasuki 2008, rasa sakit malah pindah ke payudara kanan serasa ditusuk jarum diiringi rasa panas menyengat. Puncaknya pada Februari 2009, payudara kanan Isti pecah dan menyisakan dua lubang selebar 10 cm dan dalam 10 cm. Pinggiran lubang menghitam dan bau busuk pun menguar.

Bech de mer

Menyaksikan kondisi istri tercinta yang merana, Ismet memaksa Isti kembali memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya: Isti positif kanker payudara stadium IIIB. Ia pun lantas menjalani kemoterapi seminggu sekali dan mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter. Namun, bukan kesembuhan yang didapat, malah efek samping kemoterapi mulai terlihat: rambut rontok dan nafsu makan hilang. Selain itu kesulitan tidur pun makin menjadi. Tak heran kondisi fisik Isti anjlok dan hanya mampu terbaring pasrah di tempat tidur.

Dalam kepasrahan, secercah harapan muncul. Tetangganya, Ani Widianingsih, yang prihatin menyaksikan kondisi Isti menyarankan konsumi gamat. Isti menurut, dosis ekstrak teripang 3 kali 2 sendok makan per hari rutin dikonsumsi dan tambahan 1 sendok makan setiap jam. Selain itu ia mengasup spriulina 2 kali 5 tablet per hari. Berkat obat-obatan berbahan baku dari samudera inilah Isti bisa tidur nyenyak. 'Padahal baru 4 hari minum, tapi kondisi tubuh membaik,' ungkap Isti.

Untuk mengobati luka yang menganga, Isti memasukkan ekstrak teripang dan menutupnya dengan kain kasa. Kain kasa sebelumya diolesi ekstrak bech de mer-sebutan teripang di Perancis. Demikian juga pinggiran lubang yang menghitam diolesi ekstrak gamat. Perawatan ini dilakukan rutin 2 kali sehari, pagi dan sore.

Selang sebulan kulit yang menghitam di sekitar luka mulai membaik. Pun tonjolantonjolan daging berwarna kemerahan mulai menghiasi payudaran Isti yang berlubang. Terakhir, 13 Agustus 2009, tonjolan-tonjolan daging itu sudah memenuhi lubang payudara. 'Tonjolan daging sekarang mulai menutupi lubang yang menganga,' ungkap Isti. Puas dengan kemajuan yang dicapai, Isti pun melanjutkan konsumsi.

Rehabilitasi sel

Keampuhan gamat mengikis kanker ternyata karena kandungan philipnosidenya. Senyawa terpen itu sebagai antitumor. Itu dibuktikan hasil riset Tong Y dari Divisi Farmakologi Antitumor, Shanghai, China. Ia mengisolasi 2-10 mililiter philipnoside A dari gamat, lalu disuntikkan pada aorta tikus pengidap kanker. Hasilnya, sel kanker pada tikus tidak membentuk pembuluh darah mikro baru. Akhirnya sel mati karena tak mendapat pasokan nutrisi.

Sedangkan hasil riset Jaime Rodriguez dari Fakultas Kimia, Universitas Santiago, Spanyol membuktikan bahwa teripang mengandung 0,93 g glikosida yang terdiri dari holothurinoside A, B, C, dan D dengan jumlah masing-masing 40 mg, 9 mg, 15 mg, dan 10 mg. Itu masih diimbuhi 20 mg holothurin A. Semuanya bersatupadu aktif menggempur kanker. Sementara kemampuan gamat dalam meregenerasi sel, menurut dr Luluk Zulfa Agustina dari Pati, aktif merehabilitasi sel-sel yang rusak akibat terjangan kanker. (Faiz Yajri)

sumber :Trubusonline.co.id

Kidney Stones Diet - What Foods help Pass Kidney Stones?

Did you know that thousands of people are using a kidney stones diet to help pass kidney stones? You probably have heard that drinking plenty of water is a beneficial treatment. But many people have never realized how their diet can also have an impact on passing the stones and pain.

In this article, you will learn a few tips about the newest kidney stones diet. While also drinking 'plenty of water', you will be sure to pass your stones within the next few days.

Dieting and Kidney Stones

In the last ten years, we have learned more about our health and diet than in any other decade in history. Research is showing how our diet can impact every part of our lives. And your diet is impacting the development of stones in the kidneys as well as the passing of them.

If you have recently walked down your grocer's aisle, you will probably see the word, 'fiber'. The truth is that fiber is especially important when it comes to kidney stones. In fact, fiber is about half the solution for passing the calcium deposits in the kidneys.

Here are some rich fiber foods that can help with curing your pain!

Pass Kidney Stones with Kidney Stones Diet

1. Along with drinking water, it only makes sense to increase your servings of fruits and vegetables. Both fruits and veggies are rich in fiber which can flush your body and all your organs. A wide variety of organics is always the best choice and it also helps to eat more vegetables than fruits.

2. Research has also found that chlorophyll rich foods can be more beneficial to those who suffer from this disease frequently. Some foods rich in this compound include asparagus, spinach and wheatgrass.

3. Some of my customers have bragged that eating watermelon is extremely helpful. This makes sense considering that watermelon is mostly composed of water. You should try to eat as much watermelon in one sitting as possible. You may have to eat 2-3 whole watermelons but this flush could be your key to the cure.

4. Finally, fresh parsley has also been shown to help cleanse numerous organs. You will find fresh parsley makes a great combination with almost anything.

Flush Kidney Stone by Tomorrow

Imagine flushing your kidney stone by tomorrow. About 9 out of 10 people can pass their stone by tomorrow by using a simple and effective kidney stone remedy report that only uses 2 ingredients. Learn more about this 100% guaranteed remedy now!

http://www.kidneystonenaturaltreatment.com/ak

Hati-hati Gunakan Suplemen dan Multivitamin

JAKARTA, KOMPAS.COM — Tubuh manusia membutuhkan zat gizi yang cukup untuk meningkatkan kualitas hidup. Tanpa asupan gizi yang cukup, seseorang akan mudah terkena penyakit. Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi.

Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Asupan gizi ini bisa didapat dari zat-zat makanan yang masuk ke dalam tubuh. Contohnya, karbohidrat, protein, lemak, sayuran berserat, dan susu.

Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra.

Kebetulan, belakangan ini, banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya.

Namun, perlu Anda ketahui, suplemen dan multivitamin itu tidaklah sama. Suplemen merupakan makanan tambahan yang mengandung zat-zat tertentu, yakni vitamin, mineral, protein, serat, dan zat-zat gizi lainnya yang penting bagi tubuh. Sedangkan multivitamin merupakan kumpulan dari beberapa vitamin tertentu.

Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung dari kecukupan zat-zat itu.

Namun, setiap orang belum tentu membutuhkannya. Orang normal yang sering mengonsumsi makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen dan multivitamin.

"Sebab, kebutuhan gizinya sudah bisa tercukupi dari buah dan sayuran," kata Wahyu Wijiati R, Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Pertamina Pusat, Jakarta Selatan.

Butuh multivitamin
Namun, lain halnya dengan orang yang kekurangan banyak vitamin, misalnya orang yang memiliki pola konsumsi makanan tidak seimbang. "Mereka tentu memerlukan suplemen dan multivitamin," imbuh Titi Soenardi, pakar gizi dari Yayasan Kuliner Indonesia.

Yang paling rentan masuk kelompok ini adalah orang yang sedang sakit atau usia lanjut. Orang sakit biasanya tidak bisa makan secara normal. Padahal, mereka membutuhkan zat gizi untuk membantu metabolisme tubuh agar cepat sembuh.

"Ini termasuk juga orang dengan kebutuhan gizi khusus, seperti anak-anak dan ibu hamil. Terkadang, pola makannya tidak seimbang sehingga butuh suplemen," kata Titi.

Selain itu, orang yang sedang diet juga membutuhkan suplemen dan multivitamin. Pasalnya, mereka hanya mengonsumsi makanan tertentu saja, seperti sayur dan buah. Dampaknya, mereka bisa kekurangan zat besi dan vitamin B12.

Begitu pula dengan orang yang alergi makanan tertentu. Contohnya, orang yang alergi susu lazimnya kekurangan kalsium dan vitamin B. "Orang yang pencernaannya terganggu karena kekurangan serat juga bisa mengonsumsi suplemen," kata Fransiska A Sastradidjaya, pakar gizi dari Universitas Islam Negeri, Ciputat.

Tetapi, meskipun Anda masuk kelompok yang membutuhkan suplemen dan multivitamin, bukan berarti Anda bisa langsung mengonsumsinya. "Konsultasi dulu ke dokter," terang Wahyu.

Sebab, tiap suplemen dan multivitamin mengandung zat bermacam-macam. Kandungan zat itu belum tentu sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. "Kalau tidak memenuhi kebutuhan, malah menimbulkan efek negatif," kata Titi.

Selain itu, kelebihan zat-zat tertentu dari suplemen dan multivitamin juga berdampak negatif. Anda tidak akan menjadi lebih sehat, tapi malah timbul penyakit. Misalnya, kelebihan serat bisa menyebabkan diare.

Sementara itu, kelebihan vitamin C berpotensi menyebabkan gangguan ginjal. "Jika kelebihan vitamin A, rambut rontok dan kulit bersisik," kata Fransiska.

Disarikan dan dimodifikasi dari Kompas.Com Rabu, 27 Januari 2010


Kolesterol Tinggi Berbahaya Lho

Bila berlebihan, kolesterol akan menempel di dinding pembuluh darah. Akibatnya, dinding pembuluh darah menyempit dan kaku sehingga tak dapat berdenyut dengan sempurna. Kolesterol kini menjadi momok bagi semua orang. Bisa dipahami, karena kolesterol dalam jumlah yang berlebih bisa
mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya seperti jantung koroner, hipertensi, stroke, dan sejumlah penyakit lainnya.

Menurut penasihat medis PT Indofarma, perusaahaan farmasi milik negara, dr Suhartati KS SpFK, kolesterol tidak selamanya berbahaya bagi tubuh.
Bahkan, kolesterol merupakan salah satu jenis lemak dalam tubuh yang berguna untuk pembentukan sel dan berbagai hormon dalam tubuh. Dengan demikian, kolesterol sangat dibutuhkan oleh tubuh agar manusia dapat hidup dengan sehat, atau normal.

Sel-sel tubuh manusia, kata Suhartati, selalu diganti dengan yang baru.
Demikian pula hormon. Berbagai jenis hormon dibutuhkan dan digunakan tubuh untuk berbagai proses kehidupan. Walaupun dibutuhkan, kolesterol yang berlebihan malah mendatangkan penyakit. ''Tanpa kolesterol seseorang tidak dapat hidup. Tapi jika jumlah atau kadarnya dalam darah terlalu tinggi, yaitu lebih dari 200 mg/dl pada pemeriksaan darah setelah minimal 10 jam berpuasa, kolesterol bisa menyebabkan berbagai penyakit. Bila tidak segera ditangani, maka bisa membahayakan nyawa penderita,'' katanya.

Ia menjelaskan, semua makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh akan dicerna dalam lambung (maag) dengan bantuan asam dan enzim. Setelah cukup halus, makanan tadi akan diserap oleh usus halus (intestin). Sedangkan lemak yang terkandung dalam makanan, penghancurannya harus dibantu oleh empedu yang berasal dari kandung empedu. Setelah diserap oleh dinding usus halus, makanan yang sudah halus tersebut akan masuk ke aliran darah yang menuju ke hati (hepar). Di sini, semua yang diserap akan dimetabolisme (diproses) dengan bantuan enzim. Lemak akan diproses sehingga terbentuk kolesterol, trigliserida, dan berbagai jenis lemak lainnya.

''Berbagai lemak ini akan mengalir ke seluruh tubuh, ke bagian tubuh
sesuai dengan aliran darah dalam pembuluh darah. Di bagian tubuh tersebut, kolesterol akan digunakan untuk pembentukan sel-sel tubuh, pembentukan berbagai jenis hormon. Sedangkan sisanya akan kembali lagi ke hepar,'' terang Suhartati.

Seiring usia Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menjelaskan, semua jenis lemak, termasuk kolesterol, tidak larut dalam air atau darah. Karenanya, darah memiliki alat pengangkut khusus kolesterol yang disebut lipoprotein. Ada beberapa jenis lipoprotein dalam darah. Dengan pemeriksaan laboratorium, berdasarkan kepadatannya, lipoprotein dibedakan menjadi lipoprotein densitas rendah (low density lipoprotein/LDL) dan lipoprotein kepadatan tinggi (high density lipoprotein/HDL).

HDL akan mengangkut kolesterol dari daerah perifer (pembuluh darah dan berbagai organ tubuh) menuju hepar (hati) di mana kolesterol akan diproses lagi. ''Setelah kolesterol terbentuk lagi di hepar, ia akan
diangkut lagi melalui pembuluh darah oleh LDL ke jaringan-jaringan perifer atau di luar hepar. Ini yang akan digunakan lagi untuk berbagai kelangsungan hidup. Pada keadaan normal HDL harus lebih besar dari 45 mg/dl dan LDL tidak lebih dari 150 mg/dl,'' paparnya.

Kondisi demikian akan berjalan dengan baik atau normal selama seseorang tidak memiliki kadar kolesterol yang tinggi sekali atau di atas normal, dan selama fungsi hepar, empedu dan pembuluh darah (denyutan pembuluh darah) normal. Selain itu, makanan sehari-hari tidak mengandung lemah
berlebihan, sementara aktivitas fisik cukup baik seperti olahraga, jalan kaki dan sebagainya cukup). Umumnya makin bertambah usia seseorang semudah mudah ia mengalami peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Inilah yang bisa menimbulkan sejumlah penyakit.

Gangguan fungsi tubuh Menurut penelitian di Amerika Serikat (Consensus Conference of Colesterol), kolesterol dianggap tinggi atau hiperkolesterolemia apabila kadarnya melebihi 240 mg persen. Ancaman penyakit jantung koroner dua kali lebih besar menimpa orang-orang yang memiliki kadar kolesterol 200-240 mg persen dibandingkan dengan orang yang memiliki kadar kolesterol di bawah 240 mg persen. Bahkan, ancaman itu bisa meningkat empat kali lebih besar apabila kadar kolesterolnya di atas 300 mg persen.

Suhartati menjelaskan, kolesterol yang berlebihan tidak dapat terangkut seluruhnya oleh lipoprotein dari aliran darah di seluruh tubuh yang akan dibawa ke hepar. Pemeriksaan darah penderita jenis ini
(hiperkolesterolemia) setelah puasa minimal 10 jam menunjukkan, akan didapat kadar kolesterol total di atas 220-250 mg/dl dan jumlah LDL juga lebih tinggi dari angka normal (di atas 150 mg/dl). Sebaliknya, jumlah HDL menurun atau kurang dari 40 mg/dl.

''Peningkatan kadar LDL menunjukkan bahwa jumlah kolesterol yang diangkut dari hepar menuju ke daerah perifer atau pembuluh darah dan organ lain, meningkat. Ini berarti di pembuluh darah ada kolesterol yang berlebihan. Karenanya, ketika darah diambil dan diperiksa kadar kolesterolnya, hasilnya lebih tinggi dari angka normal,'' terang Suhartati. Kalau keadaan ini dibiarkan dalam waktu yang lama, lanjutnya, kolesterol yang berlebih tadi akan menempel di dinding pembuluh darah (plak).

Akibatnya, dinding pembuluh darah yang tadinya cukup lentur atau mudah berkerut dan melebar lama kelamaan akan menjadi kaku (aterosklerosis) dan tidak dapat berdenyut dengan sempurna. Pembuluh darah juga akan
menjadi lebih menyempit (vasokonstriksi). Kelenturan pembeluh darah ini, lanjut Suhartati, sangat penting agar aliran darah ke alat tubuh yang penting seperti jantung, otak, ginjal, usus dan saraf, dan ke jaringan tubuh yang lain tetap berjalan dengan normal. Organ tubuh yang tidak mendapatkan suplai darah yang cukup akan mengalami gangguan fungsi tubuh.

''Gangguan fungsi tubuh yang sangat vital, yaitu jantung, otak dan ginjal, dapat mengancam jiwa penderita. Bila tidak segara diatasi dengan seksama, gangguan jantung bisa menyebabkan serangan jantung. Gangguan otak bisa mengakibatkan stroke, sementara gangguan ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal,'' katanya. Pada tahap awal mungkin akan terjadi peningkatan tekanan darah. Karena, agar darah dapat mengalir tekanannya harus lebih tinggi (hipertensi). Bila hipertensi tidak segera diatasi, apalagi bila diet penderita tidak dijaga dan hiperkolesterolemia tidak juga diatasi, pembuluh darah menjadi lebih kaku lagi.

Keadaan tersebut dapat berakibat jantung pasien harus berdenyut atau berkontraksi lebih cepat dan kuat untuk melawan aliran darah yang terganggu akibat pembuluh darah yang kaku dan tekanan darah yang kuat. ''Bila berlangsung lama, maka jantung dapat membesar atau hipertrofi jantung atau ventrikel kiri,'' ungkapnya.

Turunkan Kolesterol dengan Herbal Alami

Kadar kolesterol dalam darah dapat diturunkan. Kami menawarkan solusinya lewat Kapsul Pelangsing , Daun Dewa dan Sambung Nyawa kapsul , suplemen herbal yang 100 persen alami. Kandungan Pada Pelangsing Terdiri dari daun jati belanda (Guazuma ulmifolia) dan daun kemuning (Murayae paniculata) dalam Pelangsing terbukti dapat
meluruhkan lemak dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Daun jati belanda, yang biasa disebut jati landa oleh orang Jawa, mengandung zat tanin, damar, triterpen, alkoloid, karotenoid, flavonoid dan asam fenol. Daun ini berkhasiat sebagai obat pelangsing,
antikolesterol, astringen diare, dan obat batuk. Sementara itu, daun kemuning mengandung zat atsiri, damar, tanin, glikosida dan meransin. Khasiatnya adalah mengurangi kelebihan lemak dan antikolesterol.

Sedangkan Daun Dewa dan Sambungnyawa mempunyai banyak efek lain yang bagus untuk kesehatan, seperti mengendalikan kadar gula darah (antidiabetes), menurunkan olesterol, mencegah dan memperbaiki kerusakan ginjal, dan mengurangi peradangan (anti-inflamasi). Masing-masing khasiat tadi juga telah terdapat penelitiannya secara alamiah''Mekanisme kerja zat aktif pada Pelangsing sebagai antikolesterol maupun sebagai peluruh lemak memang belum dapat dibuktikan secara klinis. Tapi secara uji klinis telah dibuktikan mampu untuk menurunkan kadar lemak dan berat badan pada mencit s/d 4-5 % dari Berat Badan/bulannya dengan dosis 250 mg/kg BB Sehingga dapat dikatakan khasiat daun jati belanda dan daun kemuning sudah terbukti bisa meluruhkan lemak dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah..

Ia melanjutkan, beberapa teori menyebutkan bahwa mekanisme kerja kedua bahan tersebut dari kandungan damarnya. Mekanisme sebagai berikut.
Kolesterol yang terbentuk menjadi asam empedu berikatan dengan damar dan segera diekskresikan melalui feses. Asam empedu yang dieskskresikan dengan cepat oleh tubuh akan disertai oleh cepatnya pembentukan asam empedu. Sehingga, kolesterol dalam tubuh akan segera diubah menjadi asam empedu yang akhirnya akan mengurangi kadar kolesterol.

Bahan aktif dari simplisia berkhasiat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran timbunan lemak dalam tubuh akan meningkat. ''Dengan demikian akan mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Ini berarti akan mengurangi terbentuknya kolesterol karena lemak merupakan faktor risiko tingginya kadar kolesterol,'' ujarnya.

Disarikan dan dimodifikasi dari Republika Online Selasa, 26 April 2005

The 5 Best Cookies For Kids!

Both young and the old ones love and enjoy the sweet treats brought by cookies. Children most especially are hooked with these little bites of sweetness. Different terms and names are given to these delicious cookies. Spaniards name them as galletas while English people termed them as biscuits.

Germans name these small goodies as kels whereas people from Northern part of America name them cookies. Earliest forms of cookies actually were just tiny cakes known as koeje, a simple Dutch term for small cakes. This term koekje later developed and become cookie. Regardless of the label or name given to this delicious and aromatic flavor, they remain good treats for all children.

Usually, children love sweets or cookies which are bought commercially. In a report given by www.timeforkids.com, there were five in demand brands of cookies in the market.

1. Oreo which sells around $519 M (million) annually
2. Chips Ahoy sells around $347 M (million) annually.
3. Chips Deluxe earns $160 M (million) per year.
4. Newton gets $137 M (million) in one year.
5. Fudge Shoppe earns around $127 M (million) in one fiscal year.

Even if kids enjoy cookies which are bought from stores, children still love the ones made from their homes. Children enjoy baking while the parents find quality moments with their children in this activity.

When you want to give your children some freshly baked cookies at home, here is a list of the most popular and tasty cookies which children love.

1. Gingerbread Flavor Cookies: Gingerbread always brings delight to all children because these tasty treats usually are baked in numerous figures and designs. Plus, frosting is being used also to decorate these delicious cookies adding to their appeal. The ingredients are: flour, butter/margarine, sugar (granulated), soft butter, cinnamon powder, molasses, baking agent, ginger powder, crushed cloves, salt, grated nutmeg and leavening soda.

2.Double Choco-Chip Cookies: Double choco-chip flavored cookies are a favorite of most children. Ingredients are: sugar, salt, flour, butter, eggs, vanilla, leavening soda, cocoa (powder unsweetened), buttermilk and partially sweet choco-chips.

3.Peanut Butter cookie: Undoubtedly, this flavor is very much liked by children. You may enhance the flavor by using known brands such as: Jiffy, Skippy or Peter Pan peanut spread. When you want, you may combine it with choco-chips. You may also make your cookies healthier by using peanut spread that has no preservatives. The ingredients are: brown or unrefined sugar, eggs, peanut spread, butter/margarine, flour, shortening, leavening agent, salt, sugar (granulated) and baking agent.

4.Choco-Chip Cookies: Choco chip cookies are really famous to children. They feel soft, moist and chewy. You may consider the usual choco-chips, milk-choco chunks and gourmet choco-chips. Any of them would be a sure hit with your children. The usual ingredients are: eggs, melted unsalted margarine or butter, brown or unrefined sugar, flour (all-purpose), white or refined sugar, salt, vanilla, leavening agent and lastly partially sweet choco-chips/chunks.

5.Sugar-Flavored Cookies: This flavor of cookies is sweet and delicious. Plus, this cookie may be cut in various figures and designs. Ingredients are: margarine/ butter), sugar (granulated), flour (all-purpose), leavening soda, eggs, salt, vanilla and cream of tartar.

Children enjoy and love the sweet and delicious taste of cookies - that is why offering them these treats will surely give them much delight.

by: Mary Walsh

Melawan Obesitas dengan Sayuran

KALAU Anda termasuk orang yang tidak anti sayuran, bersyukurlah! Berbagai penelitian membuktikan bahwa sayuran mengandung senyawa ampuh yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi Anda dari penyakit dan ’memerangi’ kegemukan. Lebih jauh lagi, phytochemicals, zat yang hanya dapat ditemui pada sayur dan buah, ampuh menurunkankan risiko penyakit kronis dan kanker.

Kebiasaan makan sayur memang tidak datang secara alamiah pada setiap orang. Apalagi, seperti diungkap dr. Leane Manurung, MSc, dokter ahli gizi, rasa asli sayuran memang tidak seenak daging, "Kalau tidak dimasak dengan bumbu atau saus yang enak, rasa sayur memang kurang menggiurkan," ungkapnya. Selain itu, banyak orang yang tidak suka makan sayur karena hal itu tidak dibiasakan sedari kecil. "Kebanyakan anak yang tidak suka makan sayur adalah yang ibunya bekerja atau tidak telaten ’meladeni’ anaknya," ujar Leane. Para peneliti dari National Cancer Institute, AS, bahkan menemukan bahwa hanya 20% anak-anak yang makan buah dan sayur dalam porsi cukup setiap harinya. Dan 25% dari jenis sayur yang dimakan oleh mereka adalah french fries Jika Anda termasuk orang yang malas atau bahkan kurang suka makan sayur, mungkin sedikit siasat ini bisa membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan asupan sayuran setiap harinya. Tak ada salahnya, kan, mencoba!

Temukan yang Anda suka
Untung kita tinggal di negeri tropis yang kaya akan aneka tumbuhan. Ya, Anda dengan mudah dapat menemukan jenis sayuran yang disukai. Untuk mendapatkannya Anda perlu membangkitkan rasa penasaran dan jiwa petualang Anda. Dan yang paling penting adalah kemauan untuk bereksperimen. Termasuk bereksperimen akan metode pengolahannya. Sebab sayuran yang diolah dengan cara direbus, ditumis, dimasak dengan microwave atau dimakan mentah akan memberikan rasa dan tekstur yang berbeda. Cara mengolah yang benar tetap harus diperhatikan. Misalnya, sayur harus dimasak dalam waktu cepat, seperti yang kerap Anda lihat di restoran-restoran Chinese Food. "Jika dimasak dengan cepat, warna sayur akan tetap hijau. Lagipula bila terlalu lama, kandungan vitamin dan mineralnya akan berkurang," jelas Leane.

Salad atau Gado-gado
Anda bisa memasukkan sayur apapun yang Anda suka ke dalam salad, seperti selada, tomat, bit, jagung, paprika, wortel, bawang bombay dan lainnya. Selain sayur,

Mengapa perlu makan sayur?
Ada tiga proses yang terjadi di dalam tubuh, yaitu pembakaran (tenaga), pembangunan (pertumbuhan) dan pengaturan. Untuk mendapatkan tenaga, tubuh memerlukan hidrat arang, lemak dan protein. Sedangkan untuk tumbuh dan berkembang diperlukan protein dan air. Dan untuk mengatur supaya semua proses ini terjadi harus ada vitamin dan mineral yang didapat dari sayur dan buah. "Itulah mengapa sayur sangat penting bagi tubuh, karena ada zat-zat tertentu yang hanya bisa diperoleh lewat sayur. Pada daging juga terdapat vitamin dan mineral, namun jumlahnya hanya sedikit," ujar Leane.

Makan banyak sayuran dan buah-buahan juga merupakan cara ideal untuk menurunkan berat badan secara natural. Selain rendah kalori dan rendah lemak, serat dalam sayuran bisa mengenyangkan perut. Sayuran juga membuat kerja peristaltik usus lebih baik, sehingga memudahkan buang air besar.

Sajikan dengan menarik
Cara penyajian dan pengolahan yang menarik dapat membantu Anda menyingkirkan rasa enggan makan sayur. Tidak perlu mengkonsumsi sayur secara mentah-mentah atau menaruh setumpuk sayuran utuh di dalam piring makan Anda. Agar lebih nikmat cobalah dimasak menjadi sup, pizza, pastel atau lasagna. Dengan memotongnya menjadi ukuran yang lebih kecil atau dicampur dengan bahan makanan lain, sayur tersebut akan lebih enak dilihat. Lagipula saat makan sup, Anda tidak akan merasakan rasa dan aroma dari masing-masing sayur. Atau seperti dalam pastel atau lasagna, Anda tak perlu melihat langsung sayuran karena tertutup adonan yang membalutnya.

Boleh ditambah buah
Banyak kandungan nutrisi yang ada di dalam sayur juga terdapat pada buah. Sehingga bisa saja Anda menggan-tikan kekurangan nutrisi dari sayuran ini dengan buah-buahan. Tapi bukan berarti menghindari sayur-sayuran sama sekali. Ada nutrisi-nutrisi dan senyawa dalam sayuran yang tidak dapat dengan mudah didapatkan di tempat lain. "Buah lebih banyak mengandung vitamin, tapi kurang serat dan mineral," ujar Leane. Namun bisa saja Anda mengkombinasikan buah dengan sayuran. Minum segelas jus di pagi hari dan segelas lagi di siang atau sore hari bisa menjadi usaha yang lumayan. Tapi karena sejumlah serat hilang dalam proses pengolahan jus, maka bukan ide yang baik Jika hanya mengandalkan jus semata. Dan jangan lupa, perhatikan juga variasi jenis dan warna buah yang akan Anda makan. Masing-masing jenis dan warna memiliki kelebihan sendiri-sendiri.